Staimadina.ac.id – Keluarga Kerajaan Albania kembali mengguncang tajuk utama berita internasional. Pangeran Leka II, pewaris takhta tituler Albania, baru saja mengumumkan kabar pernikahannya yang kedua. Langkah berani ini langsung menyedot perhatian publik global karena sang pangeran baru saja menyelesaikan proses perceraian yang sangat dramatis dan penuh skandal dengan mantan istrinya, Elia Zaharia.
Banyak pihak menilai pernikahan mendadak ini sebagai konfirmasi atas desas-desus yang selama ini beredar. Publik sebelumnya mencurigai Pangeran Leka memiliki hubungan khusus dengan seorang wanita lain sebelum ia resmi menyandang status duda. Kehadiran istri baru ini seolah menyiram bensin ke dalam api kontroversi yang menyelimuti istana Tirana selama setahun terakhir.
Siapa Sosok Istri Baru Pangeran Leka II?
Sosok wanita yang berhasil mencuri hati Pangeran Leka II adalah Blerta Celibashi. Blerta bukanlah orang asing di lingkaran dalam sang pangeran. Ia berprofesi sebagai fotografer profesional yang sering mendampingi kegiatan resmi kerajaan. Kedekatan profesional ini kabarnya perlahan berubah menjadi hubungan asmara yang sangat intens.
Para pengamat kerajaan mencium aroma romansa antara keduanya saat foto-foto hasil jepretan Blerta menunjukkan sisi personal Pangeran Leka yang tidak biasa. Blerta memiliki paras yang menawan dan kecerdasan yang kabarnya sangat memikat sang pangeran. Namun, profil Blerta yang kini menjadi “Ratu” baru di hati Leka II terus memicu perdebatan di kalangan pendukung fanatik mantan istri sang pangeran, Elia Zaharia.
Kilas Balik Drama Perceraian dengan Elia Zaharia
Hubungan Pangeran Leka II dan Elia Zaharia sebelumnya dianggap sebagai fairytale atau dongeng nyata di Albania. Mereka menikah pada tahun 2016 dalam sebuah upacara mewah yang dihadiri oleh keluarga kerajaan dari seluruh penjuru Eropa. Namun, keharmonisan itu retak secara tragis pada awal tahun 2024.
Perceraian mereka tidak berjalan dengan damai. Publik sempat menyaksikan rekaman video amatir yang menunjukkan pertengkaran hebat antara Pangeran Leka dan Elia, yang bahkan melibatkan campur tangan ayah Elia. Isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hingga tuduhan pengkhianatan mewarnai proses hukum mereka di pengadilan. Elia Zaharia secara tersirat sering mengungkapkan rasa kecewanya melalui media sosial mengenai kehadiran orang ketiga dalam rumah tangga mereka.
Isu Perselingkuhan: Benarkah Leka II Mengkhianati Elia?
Isu perselingkuhan menjadi bumbu paling panas dalam kabar pernikahan ini. Sumber-sumber dekat istana membocorkan bahwa Pangeran Leka sudah mulai menjalin hubungan dengan Blerta Celibashi jauh sebelum ia mengajukan gugatan cerai secara resmi. Beberapa kali warga melihat sang pangeran menghabiskan waktu bersama Blerta di tempat-tempat privat, yang kemudian memicu spekulasi bahwa Blerta adalah penyebab utama hancurnya pernikahan Leka dan Elia.
Meskipun pihak Pangeran Leka membantah keras tuduhan tersebut, pernikahan yang berlangsung relatif cepat ini membuat publik sulit percaya. Para kritikus menuding sang pangeran tidak menghormati masa berkabung paska perceraian dan justru merayakan “kemenangan” asmaranya di atas penderitaan mantan istrinya yang telah memberinya seorang putri cantik, Putri Geraldine.
Reaksi Publik Albania dan Internasional
Masyarakat Albania terbelah dalam menanggapi pernikahan ini. Sebagian besar warga yang menyukai sosok Elia Zaharia menyuarakan simpati mereka melalui tagar dukungan di Twitter dan Instagram. Mereka merasa Elia adalah korban dari ambisi dan ketidaksetiaan sang pangeran. Sebaliknya, pendukung monarki tetap membela keputusan Leka II dan menganggap pernikahan ini sebagai hak pribadi sang pangeran untuk mencari kebahagiaan baru.
Di tingkat internasional, pakar etiket kerajaan menyoroti bagaimana skandal ini memengaruhi citra Kerajaan Albania di mata dunia. Sebagai bangsawan yang sering bergaul dengan keluarga kerajaan Inggris dan Spanyol, tindakan Leka II yang terkesan “terburu-buru” menikah lagi bisa merusak wibawa institusi yang ia wakili. Banyak yang menyarankan agar sang pangeran menjaga profil rendah untuk sementara waktu demi meredam emosi publik.
Dampak pada Hak Asuh Putri Geraldine
Salah satu poin paling krusial dari pernikahan baru ini adalah nasib Putri Geraldine. Sebagai pewaris kecil yang sangat dicintai rakyat, posisi Geraldine di tengah keluarga baru ayahnya menjadi kekhawatiran banyak orang. Elia Zaharia kabarnya sangat protektif terhadap putrinya dan berusaha menjauhkan Geraldine dari pengaruh istri baru ayahnya untuk sementara waktu.
Perjanjian perceraian mereka mencakup poin-poin ketat mengenai pola asuh bersama (co-parenting). Namun, dengan adanya Blerta Celibashi sebagai ibu tiri, dinamika hubungan antara Leka dan Elia diprediksi akan semakin sulit. Media setempat terus memantau apakah Blerta mampu memenangkan hati Putri Geraldine atau justru akan menciptakan jarak baru dalam keluarga kecil tersebut.
Masa Depan Dinasti Kerajaan Pangeran Albania
Pernikahan Pangeran Leka II dengan Blerta Celibashi membawa harapan sekaligus ketidakpastian bagi masa depan dinasti. Jika mereka segera memiliki keturunan, hal ini akan menambah kompleksitas garis suksesi tituler Albania. Blerta kini memikul beban berat untuk membuktikan bahwa ia mampu menjalankan peran sebagai pendamping pangeran dengan elegan, di bawah bayang-bayang popularitas Elia Zaharia yang masih sangat kuat.
Pangeran Leka sendiri tampaknya tidak peduli dengan komentar negatif. Ia terus membagikan momen kebahagiaannya bersama Blerta, menunjukkan bahwa ia sudah siap membuka lembaran baru. Baginya, pernikahan ini adalah simbol kebebasan dari masa lalu yang kelam dan penuh konflik.
Pangeran Albania
Pernikahan kedua Pangeran Leka II dari Albania dengan Blerta Celibashi akan tetap menjadi topik kontroversial yang menarik untuk kita ikuti. Di antara janji suci dan isu pengkhianatan, publik akan terus menilai apakah cinta baru ini mampu bertahan di tengah tekanan sosial yang begitu besar. Satu hal yang pasti, dongeng Kerajaan Albania kini telah berubah menjadi drama nyata yang penuh dengan intrik kekuasaan dan perasaan.